Minggu, 14 Juni 2015

REVIEW FILM A BEAUTIFUL MIND DAN IDENTITY

REVIEW FILM A BEAUTIFUL MIND
Film A Beautiful Mind menggambarkan kisah perjuangan seorang ahli matematika genius yang bernama John Forbes Nash, yang berhasil menciptakan konsep ekonomi yang kini dijadikan sebagai dasar dari teori ekonomi kontemporer. Selama Perang Dingin berlangsung, Nash mengidap schizophrenia yang membuatnya hidup dalam halusinasi dan selalu dibayangi ketakutan hingga ia harus berjuang keras untuk sembuh dan meraih hadiah Nobel tahun 1994, kala ia memasuki usia senja.
Kisah dibuka dengan Nash muda di tahun 1948 yang memulai hari-hari pertama kuliahnya di universitas bergengsi, Princeton University. Sejak awal, Nash -lelaki sederhana dari dusun Virginia digambarkan sebagai pribadi penyendiri, pemalu, rendah diri, introvert sekaligus aneh. Aku tak terlalu suka berhubungan dengan orang dan rasanya tak ada orang yang menyukaiku, ujar Nash berkali-kali. Di balik segala kekurangannya, Nash juga digambarkan sebagai laki-laki arogan yang bangga akan kepandaiannya. Ini ditunjukkannnya dengan cara menolak mengikuti kuliah yang dianggapnya hanya menghabiskan waktu dan membuat otak tumpul. Sebagai gantinya, Nash lebih banyak meluangkan waktu di luar kelas demi mendapatkan ide orisinal untuk meraih gelar doktornya dan diterima di pusat penelitian bergengsi, Wheeler Defense Lab di MIT.
Di tengah persaingan ketat, Nash mendapat teman sekamar yang sangat memakluminya, Charles Herman yang memiliki keponakan seorang gadis cilik Marcee. Nash yang amat terobsesi dengan matematika-sampai-sampai menulis berbagai rumus di kaca jendela kamar dan perpustakaanakhirnya secara tak sengaja berhasil menemukan konsep baru yang bertentangan dengan teori bapak ekonomi modern dunia, Adam Smith. Konsep inilah yang dinamakannya dengan teori keseimbangan, yang mengantarkannya meraih gelar doktor. Mimpi Nash menjadi kenyataan. Tak hanya meraih gelar doktor, ia berhasil diterima sebagai peneliti dan pengajar di MIT.
Hidup Nash mulai berubah ketika ia diminta Pentagon memecahkan kode rahasia yang dikirim tentara Sovyet. Di sana, ia bertemu agen rahasia William Parcher. Dari agen rahasia ini, ia diberi pekerjaan sebagai mata-mata. Pekerjaan barunya ini membuat Nash terobsesi sampai ia lupa waktu dan hidup di dunianya sendiri.
Alicia Larde, seorang mahasiswinya yang cantik, yang membuatnya sadar bahwa ia juga membutuhkan cinta. Ketika pasangan ini menikah, Nash justru semakin parah dan merasa terus berada dalam ancaman bahaya gara-gara pekerjaannya sebagai agen rahasia. Nash semakin hari semakin terlihat aneh dan ketakutan, sampai akhirnya ketika ia sedang membawakan makalahnya di sebuah seminar di Harvard, Dr Rosen seorang ahli jiwa menangkap dan membawanya ke rumah sakit jiwa. Dari situlah terungkap, Nash mengidap paranoid schizophrenia. Beberapa kejadian yang dialami Nash selama ini hanya khayalan belaka. Tak pernah ada teman sekamar, Herman dan keponakannya yang menggemaskan, Marcee ataupun Parcher dengan proyek rahasianya.
Untungnya, Alicia adalah seorang istri setia yang tak pernah lelah memberi semangat pada suaminya. Dengan dorongan semangat serta cinta kasih yang tak pernah habis dari Alicia, Nash bangkit dan berjuang melawan penyakitnya.
                         
ANALISIS FILM A BEAUTIFUL MIND
                Dari film tersebut dapat diketahui bahwa John Nash menderita skizofrenia paranoid, yang ditandai dengan simpton – simpton/ indikasi sebagai berikut:
1. adanya delusi atau waham, yakni keyakinan palsu yang dipertahankan.
- Waham Kejar (delusion of persecution), yaitu keyakinan bahwa orang atau kelompok tertentu sedang mengancam atau berencana membahayakan dirinya, dalam film tersebut yaitu agen pemerintah dan mata – mata rusia. Waham ini menjadikannya paranoid, yang selalu curiga akan segala hal dan berada dalam ketakutan karena merasa diperhatikan, diikuti, serta diawasi.
- Waham Kebesaran (delusion of grandeur), yaitu keyakinan bahwa dirinya memiliki suatu kelebihan dan kekuatan serta menjadi orang penting. John Nash menganggap dirinya adalah pemecah kode rahasia terbaik dan mata – mata/agen rahasia.
- Waham Pengaruh (delusion of influence), adalah keyakinan bahwa kekuatan dari luar sedang mencoba mengendalikan pikiran dan tindakannya. Adegan yang menunjukkan waham ini yaitu ketika disuruh membunuh isterinya, ketika disuruh menunjukkan bahwa dia jenius, dan ketika diyakinkan bahwa dia tidak berarti oleh para teman halusinasinya.
2. adanya halusinasi, yaitu persepsi palsu atau menganggap suatu hal ada dan nyata padahal kenyataannya hal tersebut hanyalah khayalan. John Nash mengalami halusinasi bertemu dengan tiga orang yang secara nyata tidak ada yaitu Charles Herman (teman sekamarnya), William Parcher (agen pemerintah) dan Marcee (keponakan Charles Herman). Selain itu juga laboratorium rahasia, dan juga nomer kode yang dipasang pada tangannya.
3. gejala motorik dapat dilihat dari ekpresi wajah yang aneh dan khas diikuti dengan gerakan tangan, jari dan lengan yg aneh. Indikasi ini sangat jelas ketika John Nash berkenalan dengan teman – temannya dan juga jika dilihat dari cara berjalannya.
4. adanya gangguan emosi, adegan yang paling jelas yaitu ketika John Nash menggendong anaknya dengan tanpa emosi sedikitpun.
5. social withdrawl (penarikan sosial), John Nash tidak bisa berinteraksi sosial seperti orang – orang pada umumnya, dia tidak menyukai orang lain dan menganggap orang lain tidak menyukai dirinya sehingga dia hanya memiliki sedikit teman.
Stressor atau kejadian – kejadian yang menekan yang membuat skizofrenia John Nash bertambah parah, yaitu :
- Kalah bermain dari temannya
- Merasa gagal berprestasi untuk mendapatkan cita – citanya
- Merasa tidak dapat melayani isterinya
- Tidak bisa bekerja atau mendapatkan pekerjaan kembali
Karakter Pribadi John Nash, yaitu:
- Pemalu, introvert, penyendiri, rendah diri (merasa dirinya tidak disukai orang lain), kaku, tidak suka bergaul (tidak menyukai orang lain), penarikan diri dari lingkungan sosial.
- Dalam kenyataannya (cerita sebenarnya bukan di film ini) John Nash adalah pribadi yang pemarah, suka bermain wanita, keras, kaku dan antisemit.


Referensi : http://blog.kenz.or.id/2005/04/25/analisis-film-a-beautiful-mind.html


REVIEW FILM IDENTITY
Film identity dimulai dari suatu rumah sakit jiwa yang ngadain pengadilan dalam kondisi khusus buat pembunuh psycho yang mengidap multiple personality atau kepribadian ganda bernama Malcolm Rivers (Pruitt Taylor Vince). Abis itu cerita beralih ke sebuah motel di deket Las Vegas dimana satu keluarga terjebak dalam badai dan harus stay di motel itu. Keluarga yang terdiri dari ayah bernama George York, ibu yang bernama Alice York dan anak laki – laki bernama Timmy itu mengalami kecelakaan kecil yang menyebabkan Alice terluka parah.
Sementara itu mereka ditolong oleh seorang sopir limusin, Edward (John Cusack) yang sedang mengantar seorang aktris, Caroline. Larry, si pemilik hotel kemudian menyarankan agar Alice dibawa ke rumah sakit terdekat yang jaraknya sekitar 30 mil dari motel. Akhirnya si sopir limusin yang bernama Edward, pergi ke RS tersebut. Sayangnya di tengah jalan ia terjebak banjir lalu kemudian bertemu pasangan bernama Ginny Isiana (Clea DuVall) dan Lou Isiana (William Lee Scott) di dalam mobil yang juga terjebak banjir. Edward kemudian menumpang bersama mereka untuk kembali ke motel. 
Setelah itu datang seorang PSK bernama Paris (Amanda Peet) yang ingin berhenti dari pekerjaannya dan membuka perkebunan jeruk bermaksud untuk menginap di hotel tersebut. Kemudian disusul seorang polisi bernama Rhodes (Ray Liotta) bersama napi pindahan yang kehabisan bensin. Mereka semua pun kemudian menginap di hotel tersebut. Tak lama kemudian, terjadi pembunuhan di hotel tersebut. Pertama si aktris yang kepalanya ditemukan di mesin cuci motel, disusul Lou, suami Ginny. Awalnya dicurigai si pembunuh adalah napi yang dibawa oleh Rhodes. Tapi kemudian ternyata si napi juga dibunuh dengan tongkat bisbol. 
Anehnya di setiap penemuan mayat ditemukan kunci kamar motel dengan urutan nomor 10 untuk si aktris, 9 untuk Lou dan 8 untuk si napi. Tak disangka, ditemukan mayat dalam lemari pendingin yang ternyata pemilik motel sebelumnya. Beberapa waktu yang lalu, Larry menemukan si pria sudah mati ketika datang ke motel, namun ia bingung harus melakukan apa sehingga mayatnya disimpan dalam lemari pendingin agar menunggu keluarganya datang tetapi tak pernah ada yang datang melainkan tamu – tamu yang bermaksud menyewa kamar. Jadilah Larry mengambil alih motel tersebut. 
Sayangnya tak ada yang percaya dengan cerita Larry sehingga ia dituduh sebagai pembunuh orang – orang tersebut. Larry yang panik kemudian kabur dengan mobil, namun tidak sampai ia keluar dari motel, ia menabrak George. Larry akhirnya diamankan dan kemudian Alice yang terluka parah meninggal. Ginny yang kemudian mengambil peran sebagai pelindung bagi Timmy kemudian kabur membawa Timmy. Namun mobil yang mereka tumpangi meledak sebelum keluar dari motel. 
Akhirnya orang – orang yang tersisa hanya tinggal Edward, Rhodes, Paris, dan Larry. Mereka menerka – nerka latar belakang dari pembunuhan ini. Ternyata ulang tahun mereka dan orang – orang yang dibunuh bertanggal sama, yaitu 10 Mei dan mereka memiliki nama depan atau nama belakang yang mirip nama Negara bagian seperti Edward 'Ed' Dakota - Samuel Rhodes - Paris Nevada - George York - Alice York - Timmy York - Larry Washington - Caroline Suzanne - Virginia "Ginny" Isiana - Lou Isiana - Robert Maine. Kecurigaan mulai timbul satu sama lain yang menyebabkan Larry terbunuh. 
Tiba tiba scene berganti kembali ke pengadilan Malcolm Rivers, ternyata dalam diri Malcolm terdapat lebih dari 10 karakter berbeda yang ia karang sendiri dan saling membunuh dalam cerita di motel tersebut. Dokter yang menanganinya percaya bahwa tokoh Rhodes lah yang merupakan karakter pembunuh. Dengan kata lain, seluruh kejadian di motel merupakan rekayasa pikiran Malcolm Rivers yang diperintahkan untuk menghilangkan kepribadian pembunuh dalam dirinya. Dalam jalannya sidang seperti melihat seluruh kepribadian Malcolm yang saling membunuh, hal ini untuk membuktikan bahwa sebenarnya raga Malcolm tidak bersalah, tetapi pikiran – pikirannyalah yang berbahaya.
Cerita lalu kembali pada kejadian di motel, Edward dan Rhodes saling menembak hingga keduanya tewas. Hingga tersisa Paris yang akhirnya melanjutkan hidup membuka kebun jeruk atau sama saja seperti karakter Paris lah yang akhirnya dipertahankan Malcolm. Namun unpredictable ending dalam film ini patut diacungi jempol. Ternyata karakter pembunuh sebenarnya adalah Timothy atau Timmy anak dari George dan Caroline. Dialah yang membunuh orang – orang atau kepribadian – kepribadian Malcolm. Di akhir cerita, Paris yang sedang menggali tanah tiba – tiba menemukan kunci motel bernomor 1, kemudian tiba – tiba datang Timmy lalu membunuhnya sebagai wujud dari Malcolm yang mempertahankan karakter Timmy dalam dirinya.

ANALISIS FILM IDENTITY
Malcolm mempunyai gangguan yang disebut gangguan identitas disosiatif (atau yg dulu dikenal dengan gangguan kepribadian majemuk) adl gangguan jiwa yang berasal dari akibat sampingan dari trauma parah pada masa kanak-kanak (umur 3-11tahun) dan remaja (umur 12-18tahun).
individu biasanya mengalami pengalaman traumatis yang cukup ekstrem dan terjadi berulang kali yang mengakibatkan terbentuknya dua atau lebih kepribadian yang berbeda. Masing-masing individu dengan ingatan sendiri, kepercayaan, perilaku, pola pikir, serta cara melihat lingkungan dan diri mereka sendiri. Setidaknya dua kepribadian ini secara berulang memegang kendali penuh atas tubuh si individu.
kita tau bahwa malcolm dikurung dan ditinggal ibunya di dalam kamar mandi. ia mengakui bahwa ia dikurung selama ibunya sibuk. sedangkan ibunya adalah seorang pelacur. pada saat itu dia berumur 9 tahun. terus psikiaternya pun bilang "saat berhadapan dg trauma yg hebat, pikiran seorang anak bisa terpecah dan menciptakan identitas yg berbeda. itu yg terjadi pada malcolm, dia menderita kondisi umu yg dikenal dengan Sindrom Kepribadian Ganda". saat itu malcolm yang merasa dirinya sbg supir aktris (edward) tidak percaya kalau dia merupakan salah satu kepribadian yg lain. lalu psikiater bilang bahwa semua org yg ada dimotel pinggir jalan itu diciptakan oleh malcolm sbg seorang anak-anak. malcolm yg sedang menjalani perawatan medis memaksa semua identitasnya saling berhadapan untuk pertama kalinya. psikiater yg tau akan hal itu sengaja membiarkannya walaupun terjadi kekerasan, agar identitas yg dibuat oleh malcolm jadi berkurang.malcolm yg sering berada dalam dunia khayalnya membuat pembunuhnya terbunuh sehingga tersisa hanya 1 kepribadian saja. dan yang tersisa adalah paris. tetapi seperti yg kita tau, dia mempunyai gangguan identitas, membuat cerita ini masih berlanjut. ternyata pembunuhan dr semua ini adalah timothy yg ada dlm diri malcolm, dan malcolm tak sadar bahwa ia telah membunuh psikiaternya sendiri. sebelumnya psikiaternya pun bertanya kepada hakim "yang dihukum raganya atau pikirannya? raganya yg melakukan pembunuhan itu memang benar, org yg berada didalamnya tidak melakukannya" lalu yg lain menyahut bahwa kejahatan yg ada dalam diri malcolm telah dieksekusi. karena bingung, seseorang tidak bisa dihukum karena mempunyai gangguan identitas apalagi ia tidak sadar dengan apa yg diperbuat, membuat pengeksekusian malcolm ditunda dan dibawa ke RS Jiwa Negara.
penyebab awalnya mengapa malcolm mempunyai kepribadian ganda dikarenakan trauma berkepanjangan yg dialaminya saat berumur 9 tahun. traumanya berbentuk abuse, yg mana ia ditelantarkan begitu saja di kamar mandi disebuah motel oleh ibunya sendiri. Freud mengatakan bahwa trauma pada masa kanak-kanak adalah kejadian paling berpeluang mengakibatkan gangguan kepribadian seseorang. Pada masa kanak-kanak itulah kepribadian mulai berkembang dan terbentuk. Saat terjadi pengalaman buruk, pengalaman-pengalaman tersebut sebisa mungkin akan di tekan (repress) ke dalam alam bawah sadar. Namun ada beberapa kejadian yang benar-benar tidak bisa ditangani oleh penderita, sehingga memaksanya untuk menciptakan sosok pribadi lainnya yang mampu menghadapi situasi itu. Kepribadian-kepribadian baru akan terus muncul apabila terjadi lagi suatu peristiwa yang tidak bisa teratasi. Munculnya kepribadian-kepribadian itu tergantung pada situasi yang dihadapi. Kepribadian aslinya cenderung tidak mengetahui keberadaan kepribadian lainnya, karena memang hal itu yang diinginkan, yaitu melupakan hal-hal yang telah diambil alih oleh kepribadian lainnya. wajar saja malcolm tidak mengetahui jati dirinya sendiri

Referensi : http://tulisanvanda.blogspot.com/2010/07/identity.html
                  http://ayuhe.blogspot.com/2014/05/analisis-film-identity-2003.html

Rabu, 06 Mei 2015

Tugas Kesehatan Mental ( kasus bipolar disorder)

Contoh kasus penderita bipolar.

Sebagai seorang remaja, Nic Newling menderita penyakit mental yang melumpuhkan, bahkan psikiater Profesor Gordon Parker menyebutnya sebagai penyakit yang sudah parah.

Kini, Nic, yang berusia 28 tahun, menjalani kehidupannya dengan penuh warna: ia punya pacar, pekerjaan dan menganggap dirinya "lebih stabil ketimbang kebanyakan teman-temannya yang tak memiliki gangguan bipolar". Bagaimana cara Nic bisa bangkit dari gangguan bipolar?

Nic Newling adalah salah satu penderita gangguan bipolar yang beruntung. Prof Gordon, pendiri Institut Black Dog, mendiagnosa Nic dengan gangguan bipolar, empat tahun setelah ia menderita penyakit ini.

Diagnosa itu dan rencana perawatan yang disusun membuat Nic menjalani pemulihan.

Ironisnya, warga Australia dengan gangguan bipolar rata-rata menunggu hingga 10 tahun atau lebih sebelum mendapatkan diagnosa, jika memang mereka memeriksakan diri. Inilah yang khususnya terjadi pada kasus bipolar Tingkat II, yang menurut Prof Gordon masih kurang dipahami ketimbang bipolar Tingkat I.

"Banyak praktisi kesehatan memiliki sedikit pengalaman dengan bipolar Tingkat II dan karena itu enggan untuk mendiagnosanya dan ini menyebabkan penanganan yang tidak memuaskan," jelas Prof. Gordon.

Bipolar Tingkat I dan II ditandai dengan pasang surut suasana hati, tapi pada kasus bipolar Tingkat I situasinya lebih ekstrim, dengan penderita mengalami psikosis dan sering berakhir di rumah sakit.

Bipolar Tingkat II, dimana tak ditemukan psikosis, lebih umum dijumpai, tetapi penderita sering tak terdiagnosis.u

Penyakit Nic Newling datang pada saat ia berusia 13 tahun.

"Ini dimulai dengan perasaan sedih dan merasa cemas dan kemudian semacam pindah ke situasi di mana saya tak menggenggam realita dengan benar," tutur Nic.

Kondisi ini semakin buruk dan Nic memiliki pikiran untuk berbuat kekerasan, dan mengatakan kepada ibunya, Jayne Newling, "Saya ingin membunuh orang-orang."

"Saya seperti hidup dalam mimpi buruk. Saya tak bisa mengontrol pikiran sendiri, takut akan pikiran saya sendiri," cerita Nic. Kakak Nic, yakni Ben Newling, mengenang: "Ada hari-hari dimana Nic benar-benar tak meninggalkan kamarnya ... dan itu berhari-hari."

Selama empat tahun berikutnya, dokter mendiagnosa Nic dengan depresi, gangguan obsesif kompulsif dan skizofrenia.

Ia memiliki pikiran untuk bunuh diri, menghabiskan waktu di bangsal psikiatris, mengambil berbagai obat-obatan dan bahkan menjalani terapi elektrokonvulsif, sebuah pengobatan yang dilakukan untuk kasus yang paling ekstrim.

Meski demikian, baik terapi atau pil yang diresepkan kepada Nic tak bekerja dengan baik, dan sifat melemahkan dari penyakit ini memaksanya untuk putus sekolah.

Melihat pengalamannya itu, Nic merasa beberapa dokter tak menanyainya pertanyaan yang tepat.

"Dengan dokter spesialis, ada sedikit bias konfirmasi bahwa hal itu bisa terjadi ... ia mengajukan beberapa pertanyaan tertentu dan saya hanya bilang, 'Ya, itu terdengar seperti sesuatu yang saya alami', jadi saya agak berpikir bahwa saya menderita sesuatu yang tidak saya alami," terangnya.

Prof Gordon, yang bertemu Nic ketika ia berusia 15 tahun, sepakat.

"Hal yang mengganggu bahwa siapapun yang mengalami gejala ini bisa mendapatkan diagnosa A ketika menemui satu dokter, dan mendapatkan diagnosa B ketika bertemu dokter lainnya," ujar sang Profesor.

Sebagian dari masalahnya adalah bahwa gejala bipolar terjadi pada sejumlah penyakit mental lainnya.

Profesor Gordon mendiagnosa Nic dengan bipolar tingkat II ketika ia berusia 16 tahun.

Saat itu, ia selalu berupaya bunuh diri dan berada di bawah pengamatan rumah sakit jiwa ketika Profesor Gordon mengunjungi dan menyaksikannya memiliki kegilaan yang tinggi. Hal itu mengkonfirmasi kecurigaannya akan gejala bipolar yang diderita Nic.

Bagi ayah Nic, yakni Phil Newling, diagnose Prof Gordon itu adalah ‘momen yang melegakan’.

"Kami sangat gembira. Kami sangat lega bahwa akhirnya seseorang mengatakan kepada kami apa yang salah dengan anak kami," tutur Jayne Newling.

Nic kemudian mengikuti program pengobatan holistik yang meliputi obat-obatan, pendidikan dan rencana kesejahteraan.

Profesor Gordon mengatakan, memahami penyakit ini dan perubahan suasana hati sangatlah penting, seperti gaya hidup sehat yang tak melibatkan obat-obatan, konsumsi alkohol yang moderat, banyak tidur dan bahkan konsumsi minyak ikan.

Selama beberapa tahun berikutnya, kondisi Nic membaik, perlahan tapi pasti.

"Merasa lebih baik setelah jangka waktu yang lama ... di situlah saya menyadari bahwa saya punya masa depan dan saya ingin memiliki masa depan," katanya.

Prof Gordon mengatakan, kasus Nic sungguh tak lazim dalam tingkat keparahan, gejala awal dan diagnosa dini, tapi ia yakin kisah Nic bisa memberi harapan bagi para penderita lainnya.

Teori tentang bipolar
Gangguan bipolar biasanya dikenal sebagai manik depresi, yang ditandai dengan perubahan mood yang sangat ekstrim, yaitu berupa depresi dan mania. Depresi merupakan suatu keaadaan dimanaindividu merasa putus asa dan takut, meragukan dirinya dan orang-orang disekitarnya, dan berharap untuk mati. Kemudian pada keadaan mania, individu mengalami kebahagiaan yang berlebihan, memiliki energi yang luar biasa, harga diri meningkat, dirinya dipenuhi oleh ide-ide dan kepercayaan diri.
Pada gangguan bipolar, individu mengalami beberapa episode depresi dan pada waktu-waktu tertentu secara tiba-tiba mengalami episode manik (keadaan mania) tanpa sebab ekternal. Bipolar disorder terbagi ke dalam beberapa tipe:

·Tipe I melibatkan keadaan-keadaan manik (mania), dengan atau tanpa keadaan-keadaan depresi.

·Tipe II melibatkan depresi yang diselingi oleh hypomania. Hypomania adalah bentuk ringan dari keadaan mania dengan level intensitas lebih rendah.

·Tipe III dari bipolar disorder, termasuk dalam cyclothymia, yaitu golongan yang lebih ringan dari bipolar dengan mood berubah secara cepat selama pengalaman hypomania yang ditandai simptom depresi.


II. Faktor-Faktor Penyebab

a.Genetik

Penelitian genetik memperkirakan bahwa pewarisan gangguan bipolar cukup tinggi, dengan perkiraan sekitar 20% - 45%. Anak memiliki resiko tinggi apabila memiliki orang tua yang didiagnosa memiliki gangguan bipolar. Penelitian menemukan bahwa gangguan bipolar terjadi pada 5,4% anak dari orang tua yang bipolar, sedangkan anak dari orang tua yang sehat tidak ada yang memenuhi kriteria diagnosis.

b.Keluarga

Individu dengan gangguan bipolar kemungkinan berasal dari keluarga yang memiliki setidaknya salah satu orang tua menderita gangguan tersebut. Namun, hasil pewarisan tersebut kurang dari 100%, dan selain itu aspek lain dari lingkungan keluarga dapat mempengaruhi perkembangan anak.

c.Neurokimia dan Gangguan mood

Dua neurotransmitter yang berperan dalam gangguan mood adalah norepinephrine dan serotonin. Norepinephrine terkait dengan gangguan bipolar dimana tingkat norephinephrine yang rendah menyebabkan depresi dan tingkat yang tinggi menyebabkan mania. Sedangkan untuk serotonin, tingkatnya yang rendah juga menyebabkan depresi.

Sabtu, 25 April 2015

Pengertian dan contoh kasus dari Sosial Facilitation, Sosial Loafing, dan Deindividuasi

Nama : Hema Nurul Istiqomah
kelas : 2pa15
npm : 14513012

SOSIAL FACILITATION
Sosial Facilitation adalah kecenderungan orang untuk melakukan tugas dengan lebih baik bila tugas sederhana dan lebih buruk bila tugas kompleks, dalam keadaan hadirnya orang lain dan kinerja dievaluasi kehadiran orang lain meningkatkan Psycological Arosial (tubuh kita menjadi lebih bertenaga).
contohnya : pada pertandingan badminton, misalnya jika tim saya bertanding di negara saya sendiri, maka tim saya akan termotivasi untuk menang, karena tim saya tampil di hadapan pendukung dari negara saya sendiri, yang pasti akan memberikan dukungan dan mempengaruhi motivasi dalam bertanding.
- Alertness: Kehadiran orang lain membuat lebih siaga.
Contohnya ketika dosen mengadakan quiz dan ada salah satu mahasiswa yang menyontek, kemudian dosen tersebut berada disamping mahasiswa sampai quiz selesai, sehingga membuat mahasiswa itu siaga untuk berfikir dan mengerjakan soal sendiri.
- Evaluation Apprehension: Kehadiran orang lain membuat lebih peduli akan penilaian terhadap diri kita.
Contohnya Alex menegur Dina ketika melakukan sebuah kesalahan.Darisitu Dinabelajar untuk mengevaluasi dan menilai dirinya sendiri.
- Distraction Conflict: Kehadiran orang lain dapat mengalihkan perhatian kita saat menyelesaikan tugas. Contohnya ketika kita sedang menghafalkan materi untuk ujian, kemudian ada seorang pengamen yang mebuat kebisingan sehingga menggangu konsentrasi kita.

SOSIAL LOAFING
Sosial Loafing adalah kemalasan seseorang atau kecenderungan seseorang untuk berkeja buruk bila tugas sederhana dan sebaliknya berkerja baik bila tugas kompleks.
contohnya : ketika mengerjakan tugas kelompok melati yang dari awal bergabung dalam kelompok diskusi kurang antusias. Kondisi ini diperparah dengan anggota kelompok melati terdiri dari seseorang yang sangat pandai. Hal ini semakin menkerdilkan motivasi melati dalam berkontribusi dalam kelompok tersebut. Melati mengangap bahwa pendapatnya tidak akan dianggap oleh anggota yang lain karena Melati bukan siapa-siapa disbanding dengan anggota yang lain. Keengganan Melati inilah yang kemudian disebut sosial loafing.

DEINDIVIDUASI
Deindividuasi adalah melonggarnya kontrol perilaku diri sendiri karna telah berbaur dengan kelompok.
contohnya :  Pelajar yang ikut-ikutan tawuran. Pelajar yang bertawuran sudah tidak lagi mengenal control diri dan perilakunya, mereka bergerombol mengatasnamakan solidaritas sekolah mereka, saling berduel dan melukai layaknya jagoan-jagoan sakti sedang beradu ilmu. Suatu tindakan yang bodoh dan jelas sangat tidak terpuji.

Rabu, 21 Januari 2015

Tugas 4

 
Apa peran internet sebagai mediasi?  
 
Mediasi adalah upaya penyelesaian konflik dengan melibatkan pihak ketiga yang netral, yang tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan yang membantu pihak-pihak yang bersengketa mencapai penyelesaian (solusi) yang diterima oleh kedua belah pihak.
Mediasi disebut emergent mediation apabila mediatornya merupakan anggota dari sistem sosial pihak-pihak yang bertikai, memiliki hubungan lama dengan pihak-pihak yang bertikai, berkepentingan dengan hasil perundingan, atau ingin memberikan kesan yang baik misalnya sebagai teman yang solider.
Pengertian mediasi menurut Priatna Abdurrasyid yaitu suatu proses damai dimana para pihak yang bersengketa menyerahkan penyelesaiannya kepada seorang mediator (seseorang yg mengatur pertemuan antara 2 pihak atau lebih yg bersengketa) untuk mencapai hasil akhir yang adil, tanpa biaya besar besar tetapi tetap efektif dan diterima sepenuhnya oleh kedua belah pihak yang bersengketa. Pihak ketiga (mediator) berperan sebagai pendamping dan penasihat. Sebagai salah satu mekanisme menyelesaikan sengketa, mediasi digunakan di banyak masyarakat dan diterapkan kepada berbagai kasus konflik.
 
 Apakah memungkinkan terbentuknya kondisi consciousness dan Collective unconsciousness???  
Peran internet sebagai mediasi yang memungkinkan terbentuknya berbagai model consciousness & mendorong terbentuknya collective unconsciousness.
Model of Consciousness
Model of Consciousness adalah penjelasan teoritis yang menghubungkan antara bagian kesadaran dalam otak manusia dan fenomena kesadaran. Model of consciousneess antara lain:
-          Global Workspace Models, dikemukakan oleh Baars (1988)
-          Multiple Draft Theory, dikemukakan oleh Daniel Dennett (1991)
-          The Dynamic Core, dikemukakan oleh Tononi and Edelman (1998)
-          Information Integration dikemukakan oleh Tononi (2004)
-          Thalamocortical rhythms dikemukakan oleh Llinas, Ribary, Contreras & Pedroarena (1998)
-          Coalitions of Neurons dikemukakan oleh Crick and Koch (1990)
-          Field Models dikemukakan oleh Kinsbourne (1988)
Meskipun teori mengenai model of consciousness sangat beragam, namun benang merrah dari semua pendekatan yang beragam tersebut adalah mempelajari korelasi antara aktivitas otak dan aspek kesadaran manusia.
Collective Unconsciousness
Adalah bagian dari psikoanalisis yang dikemukakan oleh Carl Jung, collective unconsciousness adalah bagian dari unconscious mind yang terdapat di dalam manusia dan semua bentuk kehidupan yang memiliki sistem saraf, dan menjelaskan bagaimana struktur dari psyche secara otomatis mengorganisir berbagai macam pengalaman.
 Beberapa faktor penyebab orang melakukan plagiat :

· Kesuntukan masa dan tiada idea dalam menyiapkan sesuatu tugasan

· Tiada kemahiran dalam melakukan penyelidikan

· Sikap mereka yang melakukan plagiat itu sendiri

· Kurang pendedahan tentang plagiat dan undang-undang hak cipta
 
Ada juga beberapa Elemen Plagiat adalah :
  1. Mengakui tulisan orang lain sebagai tulisan sendiri,
  2. Mengakui gagasan orang lain sebagai pemikiran sendiri
  3. Mengakui temuan orang lain sebagai kepunyaan sendiri
  4. Mengakui karya kelompok sebagai kepunyaan atau hasil sendiri,
  5. Menyajikan tulisan yang sama dalam kesempatan yang berbeda tanpa menyebutkan asal-usulnya
  6. Meringkas dan memparafrasekan (mengutip tak langsung) tanpa menyebutkan sumbernya, dan
  7. Meringkas dan memparafrasekan dengan menyebut sumbernya, tetapi rangkaian kalimat dan pilihan katanya masih terlalu sama dengan sumbernya. 
Etika dalam penelitian dengan bantuan internet :
  1. Adanya peraturan yang harus dilakukan dalam etika penelitian dalam internet, di antaranya adalah:

    1.      Menghormati martabat subjek penelitian

    Penelitian yang dilakukan harus menjunjung tinggi martabat seseorang (subjek penelitian). Dalam melakukan penelitian, hak asasi subjek juga harus dihargai.

    2.      Asas kemanfaatan.

    Penelitian yang dilakukan harus mempertimbangkan manfaat dan resiko yang mungkin terjadi. Penelitian boleh dilakukan apabila manfaat yang diperoleh lebih besar daripada resiko/dampak negatif yang akan terjadi. Selain itu, penelitian yang dilakukan tidak boleh membahayakan dan harus menjaga kesejahteraan manusia.

    3.      Berkeadilan

    Dalam melakukan penelitian, setiap orang diberlakukan sama berdasarkan moral, martabat, dan hak asasi manusia. Hak dan kewajiban peneliti maupun subjek juga harus seimbang.

    4.      Informed consent

    Informed consent merupakan pernyataan kesediaan dari subjek penelitian untuk diambil datanya dan ikut serta dalam penelitian. Aspek utama informed consent yaitu informasi, komprehensif, dan volunterness. Dalam informed consent harus ada penjelasan tentang penelitian yang akan dilakukan. Baik mengenai tujuan penelitian, tatacara penelitian yang akan dilakukan, manfaat yang akan diperoleh, kemungkinan resiko yang akan terjadi, dan adanya pilihan bahwa subjek penelitian dapat menarik diri kapan saja.
 Upaya Untuk Mengurangi Tindak Plagiat
  1. Ditinjau dari faktor-faktor  yang  telah diuraikan diatas, penyebabkan plagiat masih berlangsung di kalangan mahasiswa, ada beberapa upaya yang harus di lakukan untuk mengurangi plagiat ialah sebagai berikut: 
    a.       Mempelajari tata cara penulisan karya ilmiah.
    b.      Tindakan yang tegas bagi para plagiator.
    c.       Menanamkan moral  anti plagiat dalam diri sendiri.
     http://dhiyadhey.blogspot.com/2014/01/fenomena-plagiat-yang-terdapat-dalam.html selasa (22:34)

Kamis, 04 Desember 2014

Internet Addiction Disorder

Internet addiction disorder (IAD), atau gangguan kecanduan internet, lebih luas, terlalu sering menggunakan internet, penggunaan komputer bermasalah atau penggunaan komputer patologis, adalah penggunaan komputer yang berlebihan yang mengganggu kehidupan sehari-hari.
IAD awalnya diusulkan sebagai gangguan dalam satir tipuan oleh Ivan Goldberg, MD, pada tahun 1995. Ia mengambil judi patologis seperti yang didiagnosis oleh Diagnostik dan Statistik Manual of Mental Disorders ( DSM-IV ) sebagai modelnya untuk deskripsi dari IAD. Hal ini tidak, bagaimanapun, termasuk dalam DSM saat ini sebagai tahun 2009. IAD menerima pemberitaan pers, dan masa depan klasifikasi mungkin sebagai gangguan psikologis terus diperdebatkan dan diteliti.
Aktivitas online yang, jika dilakukan secara pribadi, biasanya akan dianggap merepotkan, seperti perjudian kompulsif atau belanja, kadang-kadang disebut dorongan bersih. Lainnya, seperti membaca atau bermain game komputer, yang mengganggu hanya sebatas bahwa kegiatan ini mengganggu kehidupan normal. Pendukung klasifikasi gangguan sering divide IAD menjadi subtipe oleh aktivitas, seperti berlebihan, luar biasa, atau tidak pornografi penggunaan, game secara online jejaring sosial , blogging , email, atau Internet belanja . Lawan mencatat bahwa perilaku kompulsif tidak mungkin mereka akan ketagihan.
  • Penyebab kecanduan internet 
1. mencari kesenangan
2. memiliki mabisi yang tinggi
3. gagal dalam kehidupan nyata
4. intelektualitas tinggi
5. kurangnya perhatian dari orang tua
  • Gejala seseorang kecanduan internet
- tidak bisa mengetur waktu untuk online dan untuk kegiatan lain
- lebih senang menghabiskan waktu online daripada waktu bersama keluaraga dan teman
- mengorbankan waktu tidur hanya untuk bisa online
- marah ketika waktu online dibatasi
- tidak bisa mengontrol perilaku termasuk agresif
·         Contoh Kasus :
Ditemukan kasus di Amerika dimana seseorang harus tidak lulus karena tidak pernah menghadiri kelas untuk sibuk berinternet. Sedangkan untuk kasus didalam negeri sendiri adalah seorang gadis usia 12 tahun kabur dari rumahnya selama 2 minggu, selama itu gadis tersebut mengaku tinggal disebuah warnet untuk memainkan game online (sumber: Media Indonesia).

·         Cara Mengatasi Internet Addiction (kecanduan internet)
1. cari tahu masalahnya
jika anda menggunakan internet sebagai pelarian dari masalah depresi, gelisah atau masalah hubungan bukan internet peleriannya. Memanfaatkan internet sebagai tempat pelarian hanya akan membuat anda semakin kecanduan internet. psikoterapi bisa menjadi alternatif. disana anda akan dapat belajar bagaimana memanage stres yang baik.
2. kenali pemicunya
menjadi seorang pecandu internet tentu karena dipicu sutu hal. cari tahu dan kenali pemicunya. Apakah anda bosan, stres atau kesepian? jika hal tersebut yang menjadi penyebabnya coba buat cara alternatif untuk menghadapi perasaan tersebut. contohnya memperbanyak kesibukan atau berjalan-jalan dengan teman
3. kurangi sedikit demi sedikit kebiasaan berlama-lama di internet
bagi yang sudah kecanduan dengan internet coba sedikit demi sedikit mengurangi kebiasaan anda bergaul terlalu lama dengan internet. misalnya jika anda biasanya menghabiskan waktu 10 jam untuk berinternet coba kurangi 2 jam saja untuk melakukan hal-hal lain seperti berkumpul dengan keluarga atau mengikuti kegiatan sosial lainnya.
4. ubah pola kebiasaan online
salah satu cara untuk mengurangi ketergantungan internet adalah denagn  mengubah pola kebiasaan berinternet
5. atur ulang jadwal rutinitas
Jika Anda biasanya memeriksa e-mail pada pagi hari setelah bangun tidur, coba periksalah e-mail tersebut setelah sarapan. Tak adal salahnya menikmati waktu sarapan bersama keluarga karena bisa mempererat keharmonisan hubungan. Jika sepulang dari kantor biasanya Anda langsung nongkrong di internet, tunggulah sampai setelah makan malam. Sambil menunggu makan malam Anda bisa berleyeh-leyeh di sofa sambil mendengarkan musik mungkin?
Mengajak teman yang bisa mengingatkan kita ketika kita tenggelam dalam keasyikan berinternet.
Menaruh komputer dan internet di tempat yang terbuka, juga menghubungkan diri dengan internet ketika berada di tempat publik. Kenyamanan berinternet memang berkurang, tetapi akan mengurangi risiko kecanduan.
sumber :
5. http://ictwatch.com/internetsehat/2012/07/18/12-gejala-anak-kecanduan-internet/